Inter Aksi Sosial

Posted by Gratis Makalah Thursday, March 15, 2012


A.    Pengertian Interaksi Sosial
Hubert Banner memberikan sebuah pengertian tentang interaksi sosial sebagai sebuah bentuk atau lebih individu manusia, di mana tingkah laku individu yang satu mempengaruhi, mengubah atau memperbaiki kelakuan individu lain.
Karena dalam interaksi sosial terdapat tindakan saling mempengaruhi, timbullah kemungkinan-kemungkinan untuk saling mengubah atau memperbaiki perilaku masing-masing secara timbal balik baik disadari atau tidak.

B.     Faktor-faktor Adanya Interaksi Sosial
  1. Faktor Imitasi
Imitasi adalah faktor dasar dari interaksi sosial yang menyebabkan keseragaman dalam pandangan dan tingkah laku orang banyak. Yang dimaksud dengan proses imitasi adalah contoh-mencontoh, tiru-meniru, dan ikut-mengikut. Proses imitasi dapat dijelaskan sebagai berikut, proses imitasi diawali oleh timbulnya sebuah gagasan (keyakinan baru) di dalam masyarakat sebagai perangsang pikiran.
  1. Faktor Sugesti
Sugesti adalah suatu proses di mana seorang individu dapat menerima suatu cara penglihatan atau pedoman-pedoman tingkah laku dari orang lain tanpa kritik terlebih dahulu.
Faktor sugesti memegang peranan penting, baik dalam pandangan politik, orang tua, pendidik, teman sebaya yang juga ikut membantu dalam pembentukan norma kelompok dan prasangka-prasangka sosial. Sugesti dapat terjadi dengan mudah pada keadaan-keadaan tertentu:
a.       Sugesti karena hambatan berpikir
b.      Sugesti karena keadaan pikiran terpecah-pecah
c.       Sugesti karena otoritas
d.      Sugesti karena mayoritas
e.       Sugesti karena “will to believe
  1. Faktor Identitas
Kecenderungan seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain yang dianggap ideal/cocok dalam lapisan tertentu.
Proses identifikasi pertama-tama berlangsung secara tidak sadar, kedua secara irasional berdasarkan perasaan-perasaan dan kecenderungan dirinya yang tidak diperhitungkan secara rasional, ketiga mempunyai kegunaan untuk melengkapi sistem norma, cita-cita, dan pedoman tingkah laku orang yang diidentifikasi itu.
  1. Faktor Simpati
Simpati dapat dirumuskan sebagai perasaan tertarik seseorang terhadap orang lain. Seperti halnya proses identifikasi, simpati timbul tidak atas dasar logis rasional, tapi berdasarkan penilaian perasaan. Berbeda dengan identifikasi, timbulnya simpati merupakan proses sadar bagi diri manusia yang merasa simpati terhadap orang lain. Peranan simpati terlihat dalam hubungan persahabatan antara dua orang atau lebih.[1]

C.    Macam-macam Interaksi
  1. Tindakan integratif-ekspresif, yaitu tingkah laku yang bersifat terpadu dan menyatakan dorongan kejiwaan seseorang.
  2. Tindakan yang menggerakkan kelompok ke arah penyelesaian suatu problem yang dipilihnya, seperti memberi jawaban terhadap pertanyaan, memberi sugesti, memberi pendapat, memberi penjelasan.
  3. Tindakan mengajukan pertanyaan berupa permintaan untuk orientasi, sugesti dan pendapat.
  4. Tindakan integratif-ekspresif yang bersifat negatif, yakni tingkah laku terpadu yang menyatakan dorongan kejiwaan yang bersifat menghindar.[2]


[1] Faizah dan Muchsin Efendi, Psikologi Dakwah, hal. 135.
[2] M. Arifin, Psikologi Dakwah, hal. 82.

0 comments:

Post a Comment

Installed by CahayaBiru.com