Ilmu
kalam adalah salah satu dari 4 disiplin keilmuan yang telah tumbuh &
menjadi bagian dari tradisi kajian tentang agama Islam. Ilmu kalam biasa
disebut dengan beberapa nama antara lain: Ilmu ushuluddin, ilmu Tauhid, fiqh
al akbar, teologi Islam, dan filsafat Islam.
1.
Disebut ilmu Ushuluddin karena ilmu ini
membahas keesaan Allah SWT. di dalamnya dikaji pula tentang asma’ (nama-nama)
& af’al ( perbuatan-perbuatan) Allah yang wajib, mustahil dan jaiznya, juga
sifat yang wajib, mustahil, dan jaiz bagi Rasulnya.
2.
Ilmu Tauhid sendiri sebenarnya membahas keesaan Allah dan
hal-hal yang berkaitan dengan-Nya.
Secara
obyektif ilmu kalam sama dengan ilmu tauhid tapi argumentasi ilmu kalam lebih
di konsentrasikan pada penguasaan logika, oleh karena sebab itu sebagian teolog
membedakan antara ilmu kalam dan ilmu tauhid.
3.
Abu Hanifah menyebut nama ilmu ini dengan fiqh
al-akbar menurut persepsinya, hukum
Islam yang dikenal dengan istilah fiqih terbagi atas dua bagian. Pertama fiqh
al-akbar yang membahas hal-hal yang berkaitan dengan masalah keyakinan /
pokok-pokok agama / ilmu tauhid, yang kedua fiqih fiqh Al-asghar yang membahas
hal-hal yang berkaitan dengan masalah mu'amalah, bukan pokok-pokok agama tai
hanya cabang saj.
4.
Pada zaman modern ini tampaknya term ilmu kalam
berangsur-angsur mulai tergusur oleh
istilah populer yang baru yakni ” TEOLOG”. Teolog berasal dari bahasa Yunani,
yakni “theos” artinya Tuhan dan “logos” artinya ilmu. Dengan
demikian, teologi berarti ilmu tentang Tuhan / ilmu ketuhanan. Menurut encyclopedia
Everyman’s yakni “science of
religion, dealing therefore with God, and man in his relation to God” (pengetahuan
tentang agama yang hanya membicarakan Tuhan dan manusia dalam pertalianya
dengan Tuhan. Teologi Islam merupakan istilah lain dari ilmu kalam yang di
ambil dari bahasa Inggris.
TEOLOGI
: William L. Reese mendefinisikannya dengan discourse or reason concerning god
( diskursus / pemikiran tentang Tuhan ) dengan mengutip kata-kata William
Ockham, Reese lebih jauh mengatakan, “theology
to be a discipline resting on revealed truth and independent of both philosophy
and science.” (teologi merupakan disiplin ilmu yang bicara tentang
kebenaran wahyu serta independensi filsafat dan ilmu pengetahuan ). Sementara
itu Gove menyatakan bahwa teologi adalah penjelasan tentang Keimanan,
perbuatan, dan pengalaman agama secara rasional.
5.
Disebut ilmu Filsafat Islam karena ilmu kalam membahas
berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan argumentasi logika (filsafat).
Berdasarkan
penjelasan di atas, baik ilmu kalam maupun teologi Islam adalah sama , baik
secara metodologis maupun materi bahasanya. Pada intinya, ilmu kalam atau ilmu
teologi Islam membahas tentang :
-
Kepercayaan tentang Tuhan dengan segala seginya,
seperti tentang wujud keesaan, dan sifat-sifat Allah.
-
Pertalianya dengan alam semesta, yang berarti termasuk
di dalamnya persoalan terjadinya alam, keadilan, dan kebijaksanaan Tuhan,
pengutusan Rasul-Rasul yang meliputi soal-soal penerimaan wahyu dan berita alam
ghaib.
Demikian juga halnya, ilmu kalam dapat disebut dengan ilmu
ushuluddin atau tauhid, terutama kalau dilihat dari aspek yang
menjadi objek pembahasannya, kesamaan ini dapat dilihat dari penjelasan berikut
ini.
-
Adakalanya masalah yang paling masyhur dan banyak
menimbulkan perbedaan pendapat di antara para ulama pada kurun pertama, yaitu
tentang, apakah kalam Allah yang dibacakan itu baru atau qodim.
-
Adakalanya ilmu tauhid dibina oleh dalil-dalil akal.
-
Dalam memberikan dalil-dalil tentang beberapa pokok
agama (Ushuluddin), ia menyerupai logika dalam filsafat.
0 comments: